This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label kumpulan cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan cerpen. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Agustus 2014

GARA GARA KOMODO

      
        Di sebuah Hutan, hiduplah seekor Komodo licik, jahil, dan nakal bernama Ko Modo. Ia suka mengganggu Binatang lain yang ada di Hutan. Pernah Si Ko Modo hampir menewaskan salah satu binatang. Tapi, Ko Modo tak jera-jeranya menjahili binatang lain.
“Hahahaha! Akulah hewan terpintar di Hutan ini”, Katanya. Ko Modo merasa hanya ialah yang paling pintar.
“Huuu… Dasar sombong”, Kata Kelin Ci.
“Siapa berani menantang aku? Jika ia menantangku dan menang, aku akan pergi dari Hutan ini. Jika tidak menang, ia akan pergi dari Hutan ini!”, kata Ko Modo dengan kejamnya.
Alih-alih ternyata Si Siput mengangkat tangan! Para binatang pun takjub! Ko Modo berkata, “Ok, aku menerima tantanganmu!”.
“Aku menantangmu tebak-tebakan!”, kata Si Siput.
“Ok, besok kutunggu kehadiranmu di Sungai Adalada, jika kau tidak datang, ku anggap kau lemah!”, Kata Ko Modo penuh keangkuhan.

Esok harinya, “wahai siput, tebak-tebakan mu?”, kata ko modo.
“Ha! Apa nams Negara yang seperti nama kunyit?”. Ko Modo terdiam. Ia betpikir begitu kerasnya sampai ia pusing dan pingsan.
“Horeee…!!!”, seru binatang di Hutan.


Kini tidak ada yang mengganggu lagi.

"TAMAT"

SI ULAT SUTRA

      Ada sepasang suami istri yang berumur sekitar 60 tahunan. ia merupakan seorang petani yang memiliki perkebunan murbei dengan berkecukupan yang sederhana. ketika sore hari pak tani pergi ke ladang murbei, ketika di jalan pak tani menemukan seekor ulat yang tergeletak di tanah, yang sedang menggeliat kepanasan. pak tani pun merasa kasian pada ulat itu dan membawa ulat itu ke perkebunan murbeinya. pak tani pun merasa senang karena ia merasa memiliki teman baru di perkebunannya, pak tani pun mengizinkan ulat sutra itu tinggal di ladang murbeinya. tapi dengan satu syarat kata pak tani. kau boleh mengajak teman-teman mu asal jangan merusak perkebunan murbeiku, karena itu adalah harta yang membantu kami makan dan itu pun sangat berkecukupan sekali. (pak tani tersenyum kecil) Sang ulat pun menyetujuinya dan mengajak teman-temannya ke ladang murbei itu.
     
      Pada keesokan harinya pak tani kembali ke kebun untuk melihat perkembangan kebunnya dan sekali ingin memanen buah murbei. ketika sampai di kebun pak tani melihat ladang perkebunannya habis tak tersisa. sehingga membuat pak tani marah pada ulat dan teman-temannya.
Pak tani pun berkat “kenapa engkau memakan semuanya, bukankah engkau janji akan menjaganya, pergi kau, aku tak ingin melihat kalian lagi”. pak tani pun sangat kkecewa pada ulat itu. (sambil pergi ke rumah)

Sang ulat pun merasa bersalah dan sedih karena telah mengecewakan pak tani, lalu sang ulat pun berdoa pada tuhan agar mengubah dirinya menjadi kepompong, doa sang ulat pun terkabulkan. keesokan harinya pak tani kembali lagi ke ladang perkebunannya, ia merasa kaget pada saat melihat perkebunan murbeinya ia pun berkata dalam hatinya (Apa ini?)
Dan pak tani pun menghampiri perkebunannya, ternyata yang ia lihat adalah kepompong ulat sutra. pak tani membawa satu persatu kepompong itu ke rumahnya, dan menceritakannya pada istrinya. Bu tani pun mendapat ide cemerlang dan pak tani segera mengambil jarum yang akan dipakainya. bu tani merajut baju dari benang kepompong itu dan memulai berjualan baju di pasaran.


       Pak tani senang karena mendapat uang yang lebih dari cukup. Pak tani dan bu tani tak lupa berterimakasih pada si ulat sutra dan teman-temannya itu, terutama kepada tuhan.



"TAMAT"

PERSAHABATAN ANTARA SPON DAN KAPAS

          Dulu, hiduplah para hewan dan benda-benda yang unik yaitu kura-kura, burung, kapas, spon dan banyak lagi, di antara mereka ada 2 sahabat yang sangat erat yaitu kapas dan spon, kapas tinggal di darat dan spon tinggal di air, dan di antara spon dan kapas ada sebuah kura-kura yang ingin bisa bermain dengan mereka.
Pada musim panas di suatu pantai bernama pantai kelapa. Kura-kura itu melihat spon dan kapas bermain di tepi pantai, karena merasa kesepian kura-kura itu menghampiri mereka,
“hai bolehkah aku ikut bermain bersama kalian” ucapnya dengan malu-malu
“aku Kapas, aku adalah sebuah kapas, itu namaku” ucap Kapas
“aku Spon itu namaku” ucap Spon sambil menjabat tangan Turtel.
Semenjak musim itu Turtel selalu bersama kapas dan spon, namun kedua sahabatnya itu tak pernah menganggap Turtel ada di antara mereka, hingga Turtel pun mencari akal untuk bisa bersahabat dengan mereka, ia pun mengunjungi rumah burung merpati putih untuk meminta saran.
“jadi apa yang bisa aku lakukan mereka burung merpati”, mohon Turtel
“aku tau, kapas kan takut air dan spon tidak bisa terlalu lama di darat, jadi saat mereka sendirian, kau bisa jadi pengantar surat, dengan itu mungkin mereka bisa menganggapmu berarti”, jelas Emily si burung merpati
“tapi darimana aku bisa dapat daun tulis dan lidi?”, tanya Turtel
“aku bisa membantumu tapi tolong buatkan aku sebuah kalung mutiara untuk menghiasi diriku”, ucap burung merpati tersebut
5 hari kemudian…
“hore… aku berhasil” ujarnya, sebuah kalung mutiara berhasil dirangkainya, ia segera pergi ke rumah burung merpati.
“ini indah sekali Turtel terima kasih, kebetulan aku sudah menyiapkan daun dan lidi yang kau minta, ambillah” ucap Emily
Turtel senang sekali ia segera pergi ke rumah kapas
“kapas apa kau mau menulis surat untuk spon” tanya Turtel, lalu kapas pun menulis surat itu, tapi permainan surat-suratan itu tidak menyenangkan, Turtel capek sekali, surat surat itu berlanjut hingga malam hari, sampai akhirnya ia pun tidur walau ia tau kalau ia belum mengantarkan surat dari spon.
Esok harinya Turtel pergi ke tepi pantai untuk menemui kapas dan spon yang sedang bermain, namun mereka sama sekali tidak menghiraukan Turtel
“hai teman ada apa?, kenapa kalian begini?”, tanya Turtel
“kenapa kau tidak mengantarkan suratku ke kapas?”, marah spon
“maafkan aku spon, harusnya kalian tau, aku sudah capek dan mengantuk untuk megantarkan surat itu, aku hanya ingin jadi sahabatmu” ucap Turtel
“oh ya?, sekarang kau bukan sahabat kami lagi” marah kapas, lalu Turtel menangis dan pulang ke rumahnya, lalu spon dan kapas pun bermain lagi

Saat esok hari tiba, kapas telah menunggu spon di tepi pantai, ia tidak tau kalau spon sedang sakit, kapas menunggu hingga malam tiba, karena merasa khawatir, ia pun masuk ke dalam air, namun tiba-tiba badanmya terasa berat sekali, kapas terombang-ambing oleh ombak pantai, saat itu Turtel melintas dan melihat kapas yang terlihat tak berdaya, ia menyelamatkan kapas dan membawanya ke darat, kapas pun selamat, ia minta maaf dan berteman dengan Turtel lagi.
“Turtel terima kasih, tolong bisakah kau antarkan suratku pada spon, jika kau capek aku tak akan memaksamu untuk menyampaikannya”, lalu Turtel pun mengantarkan surat itu kepada spon dan bersahabat lagi seperti kemarin.

"TAMAT"

SI KANCIL SUKA BERSEDEKAH

         Pada saat itu hutan para binatang kian lama kian berkurang dan sampai sekarang masih terjadi penyusutan hutan. Para hewan kesulitan mencari makan untuk memenuhi nafsu kami. Spesies lain ada yang mengungsi ke hutan yang lebih dalam dan lebih lebat, ada pula yang masuk perkampungan Homo Sapiens atau bahasa umumnya manusia. Begitulah cara binatang bertahan hidup.

     Seperti biasa, pada malam hari kancil biasa beraksi mencuri mentimun di kebun pak tani, tapi pada malam ke limabelas si kancil melihat seekor kura-kura di dalam kurungan ayam. Tanyanya kepadanya “Apa yang kau lakukan sehingga kau dikurung wahai kura-kura?”.
“Aku kan sedang menunggu hari spesialku besok” jawabnya.
“Hari spesial apa?” tanya si kancil lagi.
“Besok pak tani akan memberiku makanan yang sangat lezat” katanya.
si kancil ingat akan cerita para orangtua dulu bahwa dulu ada seekor kancil yang ditipu kura-kura yang berada di dalam kurungan ayam untuk bertukar tempat. Mengingat akan hal itu, asi kancil berniat meninggalkannya tapi kasihan kepadanya, dia pun sama seperti kancil ingin mencari makan, karena dirinya lambat maka dengan mudah pak tani menangkapnya. Aku pun berniat membebaskannya. “Sepertinya kau baru tertangkap karena mencuri, sini kubuka kurunganmu!” kata kancil menawarinya.
Air mata kura-kura itu bercucuran ketika  sikancil menawarkan bantuan dia pun berterimakasih kepada si kancil, “Hu…hu… hiks hiks, terimakasih wahai kancil, padahal aku mau menjebakmu supaya tidak disembelih besok”. Tiba-tiba pak tani keluar dari rumah sambil membawa golok, aku terkejut dan tentu saja aku juga kaget. Seketika itu aku pun pergi dan meninggalkan si kura-kura di rumah pak tani.
Pada saat aku lari terdengar perkataan dari mulut pak tani yang marah-marah membentak ” G*blog sia anj*ng!!! mun beunang dipencit sia ku aing (G*blok kamu anj*ng!!! kalau kamu kena disembelih sama saya) “. Entah mengapa dia memanggil sikancil anjing padahal bukan dan jelas-jelas tadi sikancil berusaha mencuri mentimun, dan sungguh malang pula nasib si kura-kura besoknya.
Di tengah-tengah pelarian itu si kancil berhenti sejenak untuk menghela nafas, di belakang rumah tetangganya pak tani, jaraknya kalau tidak salah 5 rumah. Pada saat itu terdengar suara yang menggugah rasa penasaranku, dari arah suara itu ada pancaran cahaya pula yang mengarah ke jendala. Aku intip ke dalam untuk melihat sumber suara dan cahaya itu. Oh ternyata ada seorang manusia yang sedang menonton televisi. Dia sedang menonton film dokumenter tentang Mahatma Gandhi salah seorang tokoh terkenal dari India. Di film itu disebutkan bahwa dia seorang pejuang yang tidak mengedepankan kekerasan dalam perjuangannya,  sikancil merasa itu suatu perbuatan mulia. Tak lama kemudian orang itu memindahkan cenelnya, dan berganti menjadi film Robin Hood, dia dikisahkan sebagai pencuri yang suka bersedekah dari hasil curiannya.
sikancil pun terinspirasi untuk membuat suatu gerakan pembaharuan dalam mendapatkan makanan. Setelah menonton dan kembali pulang ke hutan, sikancil menyusun sebuah rencana untuk mendapatkan makanan dengan cara meminta kepada manusia, kancil berharap mereka tidak marah dengan kedatangannya yang cinta damai.
Pada hari besoknya pagi-pagi kancil bergegas pergi ke desa dari hutan. Sesampainya disana, kancil mulai mendatangi tempat pertama, disana ada kebun wortel dan tomat. Ketika kancil menginjakkan kaki disana, orang-orang di kebun itu memandanginya dengan pandangan tajam. kancil mengeluarkan suara yang kalau diterjemahkan ke bahasa manusia, aku meminta ijin untuk minta sedikit makanan. Mereka memandangnya keheranan, agar tidak heran  kancil mendekati tanaman wortel dan mendekatkan mulutku ke wortel sambil mengeluarkan suaranya yang sama. Mereka seketika jadi marah dan melemparinya dengan batu. kancil pun lari tunggang langgang, lalu kancil pun mencari tempat lain atau kebun lain. Keadaannya masih sama, kancil terusir dari sana. Walau begitu aku tidak langsung menyerah. Di tempat berikutnya kancil menemukan sekelompok orang yang berbeda pakaiannya dengan petani kebanyakan, mereka menggunakan almamater, terdiri dari pria dan wanita. Mereka sedang belajar bertani agaknya namun tidak semua, karena ada dua orang dari mereka jaraknya agak jauh sedang mengadukan bibir mereka kemudian di tengah-tengah itu mereka melakukannya secara berguling-guling. Ah sudahlah, bangsa kami tidak mengenal itu. Ketika kancil datang, mereka menatapnya keheranan namun berkekspresi agak senang terutama yang wanita. Salah satu dari mereka berteriak “ada kancil!! ada kancil!! lucu banget”. Mereka pun menghampirinya dan mengerumuninya serta mengelusnya, wow baru kali ini kancil mendapat perlakuan teladan dari manusia.
Sesuai dengan rencananya, tidak sedikit dari mereka yang memberi kancil makan, lezat sekali. Sebelum kancil tidak bisa bergerak karena kekenyangan, kancil berusaha mencari keranjang atau kresek, tidak jauh dari tempatnya makan dan menghirup oksigen, dia melihat kantong kresek. dia segera bergerak untuk mengambilnya, setelah mengambil kantong kresek, aku menghampiri manusia-manusia beralmamater tersebut. “Kayaknya dia mau minta makan buat persediaan deh”, kata salah seorang manusia berjenggot. Kemudian mereka pun memberikanku makanan, makanannya pun bermacam-macam ada sayur, ada buah bahkan ada makanan yang berbentuk kotak berwarna putih pinggirnya berwarna coklat entah apa warnanya. Tak hanya makanan, salah satu dari mereka ada memberinya minum tapi bukan air yang biasa kancil minum, entah apa namanya, arinya berwarna merah tapi bukan darah lho, aku tahu ciri-ciri darah bagaimana.
Hari itu kancil pulang ke hutan gembira sekali, kantong kresekku penuh makanan dan 1 jenis air dalam botol. Sesampainya di hutan kancil membagikan makanan yang dia bawa pada binatang-binatang. “Wah kau baik sekali, terimakasih kancil”, kata seekor burung.
Selama sebulan kancil melakukan itu, walaupun tidak tiap hari," Hanya satu yang belum kuberi pada mereka atau kukonsumsi sendiri, yaitu air merah dalam botol, botolnya warna hijau. Ya nanti sajalah, sepertinya harus diminum di waktu yang tepat" kata si kancil. Begitulah kesehariannya sekarang, kancil suka bersedekah sesama hewan darat air dan udara.
Karena si kancil terlalu baik terhadap hewan-hewan yang ada di hutan, mereka menjadi semakin malas mencari makan sendiri, banyak dari mereka hanya menunggu makanan yang dibawa si kancil. Permintaan mereka semakin banyak dan membuat si Kancil kewalahan. Dia semakin lelah bolak-balik ke hutan dan ke desa. Suatu hari sekitar jam satu siang dia sangat kelelahan setelah membawa makanan, dan dia jauh dari sungai yang mengalir. Si kancil ingat akan air di dalam botol yang ia dapatkan dari mahasiswa, tak pikir panjang dia pun langsung meneguknya sampai habis. Tak lama setelah ia minum air itu, dia merasa pusing tujuh keliling, mungkin bila digambarkan ada burung terbang memutari kepalanya disertai bintang.
Dia jadi berhalusinasi, di dalam pikiran bawah sadarnya keadaan di sekitar dia menjadi sangat aneh. Dia merasa ada yang memanggil, dia pergi ke arah suara itu. Semakin dekat suaranya semakin keras, setelah sampai ternyata yang memanggil adalah orang yang memberikan minuman aneh kepada dia, orang itu sedang minum dengan minuman yang sama dengan yang diberikan kepada si kancil dan ia pun mabuk. Ia pun tertawa setelah melihat kedatangan si kancil, “Heh kesini ada minuman nih biar kuat”, tawar orang itu sambil sempoyongan. Si kancil yang masih lelah segera mendekat. Begitu mendekat orang itu menjadi punya taring seperti harimau, matanya bersinar merah, suaranya pun jadi suara harimau. Si kancil terkejut melihat itu, tapi ia masih ingin meneguk minuman itu. Ketika ia akan diberi minuman, orang itu malah meminumnya ternyata dia jahil juga. Seketika setelah ia minum kulitnya mengelupas, dan tulangnya kelihatan.
Tak lama kemudian dia pun menjadi tangkorak yang bersimbah darah. Si kancil lari ketakutan tanpa arah yang jelas. Ketika dia mulai merasa aman, dia sampai di sebuah padang rumput yang luas yang dia tidak pernah lihat sebelumnya. Disana dia melihat banyak hewan yang belum pernah dia lihat juga keberadaannya di hutan tempat dia tinggal. Dia melihat kuda tapi belang bagaikan harimau. Melihat binatang yang sangat panjang lehernya. Dia bertanya kepada hewan berleher panjang itu, “Dimana ini?”. “Ini adalah savana, kau di benua Afrika”, jawabnya. Tiba-tiba segerombolan binatang berteriak “BAHAYA… BAHAYA… ada singa !!!”. Seketika itu pun mereka berlari, dia sangat terkejut melihat hewan yang sangat banyak berlari, dia pun ikut meyelamatkan diri bersama mereka. Tapi dia kalah cepat, dan akhirnya tertinggal, dia pun mencari tempat sembunyi dari kejaran kawanan singa. Dia melihat semak belukar, lalu masuk kesitu. Tetapi tak lama dia disana, tanaman itu pergi. Si kancil merasa keheranan melihatnya, tak mau berlama-lama memikirkan itu dia pun masuk semak lagi, dan hal yang sama terjadi. Berulang kali ia melakukan itu akhirnya ia pasrah, para singa pun sudah mengepung.
Seekor singa jantan langsung membuka mulutnya lebar sekali, dan langsung menelan si kancil. Ketika masuk ke dalam tubuh si singa, dia merasa seperti di dalam sebuah perosotan yang ada di waterboom, sekelilingnya berwarna merah dan memuncratkan darah. Ketika sampai di ujung perosotan itu, tibalah ia di sebuah taman bergaya jepang. Di atasnya ada sebuah cahaya, ternyata ada seekor monyet berbulu putih berekor 9 berwajah merah berambut seperti bob marley sambil duduk memainkan gitar di atas awan yang mengapung.
“Siapa kamu?” Tanya kancil keheranan. “Hehehe… kau yang siapa wahai binatang aneh?” jawabnya santai. “Bukannya kamu yang paling aneh? ngaca dong!!!, balas si kancil. “Hei, lihatlah dirimu kancil tak semestinya kau berbuat begitu kepada kami” balas si monyet.
“Apa maksudmu?”
“Tidakkah kau sadar, akibat perbuatanmu itu hewan-hewan di hutan menjadi pemalas”
“Mengapa salah aku? aku tidak meminta mereka seperti itu”
“Sekarang aku Tanya, makhluk apakah engkau wahai kancil?”
“Hewan tulen”
“Hewan apakah engkau?”
“Hewan soliter”
“Kenapa engkau memberi makan kepada hewan lain yang bukan spesiesmu?”
“Aku kasihan, karena mereka susah mencari makan”
“Tahukah engkau, sesungguhnya engkau sudah keluar dari fitrahmu, kancil yang benar adalah yang penyendiri dan suka menipu. Akibat perbuatanmu hewan-hewan lain juga sudah keluar dari fitrahnya. Sedekah memang trend di kalangan manusia, dan kau malah ikut-ikutan seperti mereka. Bagi mereka engkau memang binatang yang baik, tapi engkau juga binatang yang hilang jati dirinya, karena kancil yang benar adalah seperti yang aku sebutkan tadi. Apakah harus kuulangi lagi? Kurasa tidak perlu karena sepertinya kau masih ingat. Hati-hati wahai kancil, bila semua hewan berbuat sepertimu kehancuran alam semakin dekat.”

Seketika itu monyet itu menghilang dari pandangannya, si kancil pun sadar akan perbuatannya dan sadar pula dari mabuknya. Tak lama setelah kejadian itu, dia pun kembali ke jatidirinya dan mengajak hewan lain menjadi dirinya sendiri.

"TAMAT"

PERTUALANGAN NENEK TUA DAN MOBIL SUPER

      

     Pada suatu pagi yang lembab (malamnya hujan) ada seorang nenek-nenek tua yang terbangun dari tidurnya jam 05.30 atau sebut saja jam setengah enam lalu si nenek tadi merapihkan tempat tidurnya yang bau ompol dikarenakan si nenek itu lupa pipis sebelum tidur ,dan setelah ia membereskan tempat tidurnya dia segera berangkat ke kamar mandi sambil membawa handuk yang hanya pitik-pitik basahnya ,di dalam kamar mandi nenek itu menyikat gigi dengan pasta gigi ciptadent ,shamponya kodomo rasa permen karet yang gambarnya Ben 10,dan Sabunnya switshal kidz,setelah mandi nenek itu memakai baju dan celana dengan rapih dan tidak lupa memakai minyak wangi bermerk Casablanca ,lalu si nenek tua tadi bergegas untuk ke dapur dan tiba-tiba nenek itu kaget semua kitchen setnya bolong-bolong digigit tikus ,lalu nenek itu pingsan sejenak dan bangun kembali melihat isi kulkasnya yang berisi makanan dan sayur-sayuran habis . Nenek itu buru-buru ke garasi mobilnya dan memanaskan lamborghini nya itu setelah mobilnya panas mesinnya dan ingin menuju pasar. Nenek itu pun menginjak kopling dan memasukkan gigi satu. 

Telah lama diperjalan sekitar 30 menit ada kakek-kakek yang menantang balap yang menngunakan marcedez ,nenek itu pun balik arah dan tidak jadi ke pasar . Setelah sekian lama nenek itu menang balapan dikarenakan bensin mobil kakek tadi habis di tengah-tengah balapan yang seru ,akhirnya nenek tua itu menang balapan. Pulang balapan nenek itu lupa untuk pergi ke pasar dan memutar balikkan mobilnya. 

Sekian Lama kemudian nenek-nenek itu sampai dan memarkirkan mobilnya didepan pasar basah. Setelah sampai di pasar basah nenek itu punya alat yang bernama jetpack agar nenek tadi tidak kena basah di pasar,selama di pasar nenek itu membeli sayur dan buah dan juga makananan. 

Sehabis belanja di pasar nenek itu pulang dan menaiki mobil mewahnya itu,waktu pas nenek-nenek itu di jalan tol dia kehabisan bensin dan buru-buru menekan tombol fly di dasboard mobilnya itu (untung avturnya masih banyak). Mobil itu pun mengeluarkan sayap dari bumper tengah dan mengeluarkan Super Nitrous Oxide System dan terbang,nenek itu lebih mahir mengendalikan di udara ketibang mengendalikan mobil di darat,di perjalanan di udara nenek itu bertemu dengan serombongan burung yang sedang migrasi,nenek itu pun nekad menerobos serombongan burung tersebut dan ada beberapa burung yang nemplok di kaca depan mobil nenek itu,setelah melewati rombongan burung ia juga bertemu dengan pesawat turkish airlines yang mengangkut tim sepakbola Manchester United dari kota Manchester menuju kota dubai untuk rekreasi dan pemain Manchester United dan juga pelatihnya sangat terheran dan kaget melihat nenek itu,selepas sudah pesawat rombongan tim Manchester United itu lewat ada seekor belalang tua yang berwarna kuning kecoklat-coklatan menemplok di ujung kaca depan mobil nenek tersebut,nenek itu pun mengambil belalang tua tersebut yang ingin dijadikan sahabatnya dirumah,selepas itu ia berpikir ingin melihat pertempuran di giza dan hanya melewati atasnya saja. 

Tidak sengaja nenek tua dengan mobil supernya itu terbang rendah di dekat konser black eyed peas yang sedang konser di Mexico dan membuat kaget para penonton,selepasnya melewati sebuah konser nenek itu tidak sadar kalau belalang tua tadi yang ia ambil dari ujung kaca sudah sekarat nyawanya dan menaruh belalang tersebut di subuah benda yang bisa membuat belalang itu tidak mati. 

Nenek tua itu merasa bosan dengan terlalu lama berada di udara dan memutuskan melewati jalur laut mengingat avtur di mobilnya itu sudah hampir habis dan sampailah nenek tersebut didalam laut dengan kecepatan tinggi dan setara dengan mobil bugatti veyron yang sedang melaju dengan kecepatan maksimalnya di darat. Nenek itu pun mengaktifkan system udara yang setara dengan oksigen biasa di mobilnya agar nenek itu bisa bernafas walaupun ada di dalam air. Nenek itu tidak sengaja melihat bangkai kapal Titanic,setelah melewati bangkai kapal itu nenek terus melaju dengan kecepatan 15x lebih cepat dari bugatti veyron dan merasa aneh pada warna lautnya itu dan ia melihat GPS ternyata ia berda di laut merah,mesir dan berarti sudah dekat lagi rumahnya di afrika selatan,telah lama kemudian nenek itupun mengantuk dan tibur dengan mengaktifkan system otomatis dengan cara memilih tempat di GPSnya lalu di sentuh maka langsung mobil itu menuju ke tempat tujuannya dengan mempunyai banyak sensor,nenek itupun tertidur pulas. 

Waktu si nenek itu tidur ia tidak mengecek sebelum berangkat apakah kondisi sensor mobilnya itu rusak atau tidak dan ternyata sensornya rusak dan malahan sampai di Samudera Hindia dan ia sempat mengunjungi alam bawah laut Bunaken dan Raja Ampat,disanan ia bertemu dengan ikan-ikan yang cantik dan terumbu karang yang bagus dan indah,dan ia pun mengendalikan mobilnya itu secara manual dengan melewati jepang lalu ia mampir ke kota itu sebentar dengan menservice sensor mobilnya itu,mengisi semua bahan bakar dan membeli 53 tabung Nitrous Oxide System,ia juga menyempatkan blanja-blanja di mall seperti:sushi,makanan siap saji,hamburger,dan juga arabian kebaba,usai sudah nenek tua itu di jepang dan melanjutkan perjalanan pulangnya dengan melewati Russia dan Europe maka sampailah nenek itu di Kairo,Mesir dan ia sempat juga ke Makkah untuk naik haji,.setelah itu nenek pun bergegas melanjutkan perjalanannya pulang. 

Di mobil si nenek ini banyak system yang luar biasa seperti melalui jalur darat,udara,dan air dan juga telah dimodifikasi dengan 100 tabung Nitrous Oxide System dan juga body mobil ini anti apa saja kecuali hari kiamat,dan juga memiliki system hidrolik. Sesampainya di rumahnya di menyadari dia sudah pergi meninggalkan rumah selama 1 bulan (rumahnya itu di afrika selatan)dan juga ia tidak sadar bahwa dari awal mulanya ia ingin ke pasar menjadi keliling dunia dengan. 


Semua itu diberitaukan oleh sensor-sensor canggih di mobilnya tersebut dengan cara melihatnya di dalam komputer serba touchscreen di mobilnya itu dengan ber-OS Microsoft Windows 14 pro yang Original dan juga internet kabel super cepatnya itu,dan bisa juga ban mobil tersebut menjadi super besar untuk berjalan di gurun dengan mudah,di mobil super ini si nenek juga tidak akan kegerahan dengan teknology super canggih ini dengan tidak memakai ac melainkan menggunakan bulatan pitik-pitik yang berada di setiap sudut mobil tersebut yang menggeluarkan hawa sesuai yang nenek itu mau,dan ada juga senjata ampuh yang melebihi senjata AS yang bertenaga nuklir dan juga Pesawat Angel of Death untuk kondisi nenek tersebut yang terjebak dalam kondisi perang hebat dengan bertenaga:1000x lipat Sniper,500x lipat tenaga nuklir,dan 80.000x lipat rudal terhebat masa kini. Nenek itu pun ber-istirahat karna sudah 1 bulan perjalanan keliling dunia dengan mobil supernya